waktu adalah pedang

Pages

Thursday, 14 February 2013

Syukurilah


Dalam sebuah kehidupan apa yang kita alami itulah yang terbaik. Sebuah cerita dimana sebuah keluarga hidup serba berkecukupan, dengan penghasilan yang melimpah. Istri yang cantik dan putra/putri yang taat pada kedua orang tua, Namun sang ayah buta. Suatu ketika si ayah berobat ke salah satu tabib terkenal untuk menyembuhkan penyakit butanya.
Tabib memerintahkan untuk meminum ramuan obat yang terkenal di daerah tempat tinggalnya. Karena sang ayah ingin sembuh dari penyakit butanya, dia melakukan apa yang diperintahkan oleh tabib. Dia mencari tanaman untuk ramuannya. Setelah menemukan ramuan tersebut, dia meminumnya.
Selang beberapa hari matanya yang awalnya buta kini berangsur-angsur sembuh. Ketika di halaman rumah tak disangka matanya pun sembuh. Secepat kilat sang ayah masuk kedalam rumah karena ingin meyampaikan kabar gembira ini pada istrinya. Namun, naas sesampai dikamarnya dia mendapati istri tercintanya sedang selingkuh dengan orang lain di kamarnya. Ketika keluar dari kamarnya dia mendapati putra dan putrinya sedang mencuri uangnya yang disimpan dalam almari. Seketika itu dia mengambil paku dan menusukkan paku itu pada kedua matanya. Karena dalam pikirannya yang terbaik adalah buta agar tidak bisa mengetahui apa yang dilakukan oleh istri dan anak kesayangannya.
Dalam kehidupan kita apapun keadaan kita, apa yang kita alami, rasakan dan yang terjadi pada diri kita saat ini itulah yang terbaik. Karena Allah sedang menyiapkan kado terindah didepan sana. Percayalah!!!!.

0 comments:

Post a Comment